Analisis Kompetitor – Bersaing di era bisnis digital marketing seperti sekarang ini tentu tidak mudah. Anda perlu menyiapkan berbagai strategi untuk bersaing dengan pesaing Anda dan bersiap menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin dihadapi bisnis Anda. Oleh karena itu, jika Anda melakukan kampanye pemasaran digital, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menganalisis pesaing Anda melalui media sosial.

Cara Menganalisis Kompetitor di Media Sosial

Menganalisis pesaing di media sosial bertujuan untuk mengetahui jenis konten seperti apa yang mereka buat, dan untuk mengetahui faktor apa saja yang membuat mereka berkembang setiap waktu. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan saat menganalisis produk pesaing.

  1. identifikasi Kompetitor Utama

Bagian penting dari analisis kompetitor adalah mencari tahu siapa kompetitor utama sebenarnya. Dengan cara menemukan perusahaan atau merek yang menawarkan dan menjual produk dan layanan yang serupa dengan milik Anda.

Anda juga dapat membuat daftar perusahaan dengan target audiens yang sama, seperti jenis produk yang mereka iklankan di media sosial dan situs web, cara mereka mengelola campaign digital, dan apakah mereka menggunakan jasa influencer. Semakin detail data dan informasi yang Anda kumpulkan dalam proses identifikasi ini, semakin baik. Nantinya, dari data tersebut, Anda bisa menemukan langkah-langkah yang paling tepat untuk memenangkan persaingan pasar.

  1. Apa Alasan Utama Anda Melakukan Analisis Kompetitor

Sebelum melakukan riset di media sosial yang sudah anda buat list daftar kompetitor nya, Anda harus terlebih dahulu menentukan apakah Anda menjadi target. Yaitu, untuk menghindari kebingungan dan pemborosan waktu selama analisis.

Sasaran atau alasan yang perlu ditentukan antara lain menambahkan pesan ke postingan media sosial, fokus pada platform media sosial yang tepat, mengoptimalkan iklan berbayar, dan memperluas jangkauan organik.

  1. Pilih Media Sosial yang Ingin Anda Pantau

Setelah melewati proses identifikasi daftar kompetitor dan tujuan yang ingin dicapai, setelah itu mencari tahu di platform mana kompetitor Anda paling aktif. Anda bisa mencari profil mereka di Sosial media.

Anda langsung melakukan riset di mana audiens mereka paling aktif. Tentu bisa menjadi gambaran, platform mana yang sebaiknya Anda gunakan saat hendak melakukan promosi dan menerapkan strategi digital marketing yang lebih tertarget, atau bahkan bisa meningkatkan omset di media sosial.

  1. Lihat Bagaimana Kinerja Media Sosial Mereka

Setelah memilih beberapa media sosial, Anda juga perlu mengidentifikasi bagaimana kinerja mereka dalam mengembangkan media sosial tersebut setiap waktu. Untuk mengerjakan hal ini Anda harus melihat beberapa hal, seperti profil dan konten yang mereka buat. 

Contohnya Pada profil, berapa banyak pengikut yang dimiliki kompetitor,setelah itu jumlah rata-rata postingan per minggu, di mana mereka lebih aktif, dan berapa banyaknya audiens yang menyukai, memberikan komentar, atau share konten tersebut.

  1. Lihat Strategi Konten Kompetitor

Strategi pemasaran digital konten yang direncanakan dengan cermat sangat penting dan merupakan rahasia umum untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda. Anda harus menyesuaikannya dengan kebutuhan audiens Anda. Tentu saja, pesaing sudah membuat konten yang menarik dan relevan. Karena itu, Anda harus selalu melihat detail apakah mereka membuat konten pendidikan atau yang lainnya.

Selain itu, Anda perlu mengetahui konten seperti apa yang biasa mereka posting di media sosial. Apa kontennya berupa teks, foto, tautan, atau video. Bandingkan rasio antara jenis konten ini. Mana yang paling dominan dan paling responsif?

Ingatlah untuk memperhatikan caption dan hashtag pemasaran media sosial yang mereka gunakan. Lakukan, apakah jadwal posting konten mereka harian atau harian. Ini sangat berguna nanti ketika Anda mengatur jadwal posting konten Anda sendiri atau kalender konten media sosial.

Juga, jangan lewatkan strategi lain, seperti menggunakan influencer dan KOL untuk mempromosikan media sosial dan apakah bekerja sama dengan blogger untuk meningkatkan brand awareness di search engine. Jika Anda beruntung, iklan media sosial pesaing Anda biasanya akan muncul di media sosial anda.

Namun, jika ternyata Anda belum prnah menemukan iklan mereka tayang. Jadi Anda bisa melihat beberapa postingan mereka yang interaksi audiensnya banyak dengan yang biasa. Postingan bisa menjadi salah satu postingan yang disajikan oleh iklan berbayar.

  1. Periksa Keterlibatan Audiens

Dengan melihat seberapa banyak keterlibatan pemirsa yang Anda miliki, Anda dapat melihat bahwa peluang media sosial berkembang. Oleh karena itu, Anda perlu mengidentifikasi interaksi setiap posting pesaing. Jumlah balasan, jumlah total suka konten, cara mereka menanggapi audiens nya, dll.

Dari hasil analisis ini, Anda dapat menyimpulkan sendiri bagaimana mengambil rata-rata perhitungan yang dicatat dari semua engagement audiens, termasuk waktu aktif audiens di media sosial.

media sosial bagus untuk meningkatkan Brand awareness produk Anda. Namun, memposting konten kapan saja bukanlah hal yang benar untuk dilakukan. Karena Anda harus mengetahui jam aktif audiens Anda.

Berbagi konten saat audiens aktif meningkatkan kemungkinan dilihat oleh pemirsa. Namun, khawatir jika pada saat memposting ketika ternyata pemirsa banyak yang tidak aktif, konten mungkin tenggelam di konten lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *