Cara Memilih RamBagaimana Sih Cara Memilih Ram Yang Tepat Bagi Laptop Atau Komputer – Berbicara tentang laptop pasti akan selalu fokus untuk membahas kapasitas prosesor dan harddisk, ada satu hal lain yang menentukan kecepatan sebuah komputer. Tentu saja, RAM memiliki fungsi penting untuk mendukung kinerja prosesor dalam proses komputasi.

Jadi, saat memilih atau merakit komputer, pastikan Anda memilih RAM yang tepat. Saat ini ada berbagai jenis RAM di pasaran. Jenis RAM yang tersedia antara lain DDR3, DDR4 hingga DDR5. Bahkan yang belum menambahkan berbagai kapasitas RAM adalah 2GB, 4GB, 8GB, 16GB, dll.

Apakah kamu bingung? Jadi, Anda tidak bisa sembarangan memilih RAM. Bagi Anda yang sedang mencari RAM yang tepat untuk laptop dan PC, simaklah penjelasan berikut.

  1. Ketahui jenis RAM dan motherboard

Pilih RAM sesuai dengan spesifikasi PC desktop. Karena motherboard PC Anda mendukung saluran ganda, pilih memori yang memiliki memori ganda. Selain itu, kemampuan motherboard harus disesuaikan.

Jika Anda memiliki motherboard dual-channel 8 GB dengan 1.333 MHz, Anda tidak dapat memasang RAM 16 GB dengan clock 1.866 MHz karena kinerjanya tidak optimal dan akan membuat PC atau laptop Anda tidak stabil.

Maka sebaiknya gunakan 2 chip untuk slot RAM pada motherboard dengan dual-channel. Jika ingin menambah RAM 2 GB, belilah dua RAM 1 GB.

RAM 4GB juga, jadi Anda harus membeli dua RAM 2GB. Periksa juga jenis RAM yang digunakan motherboard Anda. Apakah DDR1, DDR2, DDR3, atau DDR4.

  1. Ketahui jumlah slot RAM yang tersedia

Pilihlah tipe atau jenis memori dengan slot yang sama, karenabila tidak, maka RAM tidak dapat digunakan. Umumnya motherboard memiliki 2 atau 4 slot RAM. Anda dapat menggunakan slot untuk memasang RAM yang dibeli.

  1. Pertama, ketahui jenis dan frekuensi RAM

Tidak semua motherboard mendukung kecepatan memori RAM. Dengan cara ini, Anda perlu mengetahui kemampuan motherboard untuk menerima kecepatan frekuensi RAM.

Selain motherboard, prosesor juga harus kompatibel dan mampu mendukung kecepatan RAM yang dibeli, seperti untuk jenis RAM DDR tertentu seperti DDR3 dengan kecepatan maksimum 1066 – 1600 Mhz untuk mode standarnya. untuk overclocking sendiri yaitu 1866 – 3000 MHz untuk overclocking.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang fitur-fitur tersebut, Anda dapat melihat di BIOS untuk pertama kalinya saat Anda menyalakan PC atau laptop.

  1. Ketahui sistem operasi PC atau laptop yang Anda gunakan

Anda juga harus memperhatikan sistem operasi PC atau laptop yang anda gunakan.

Misalnya, jika perangkat yang Anda gunakan menjalankan OS Windows 7 Ultimate 32-bit, hanya 4 GB RAM yang akan dikenali di sistem.

  1. Temukan nomor seri RAM

Temukan nomor seri di RAM. Umumnya setiap RAM memiliki nomor seri yang menunjukkan apakah itu DDR1, DDR2, DDR3, atau DDR4. Jika ingin membeli 2 buah RAM, pastikan jenis RAM-nya sama.

Misalnya, jika Anda membeli RAM PC12800, Anda perlu membeli RAM lain dengan nomor seri yang sama. Jika berbeda, RAM biasanya tidak cocok atau berbeda dengan slot RAM pada motherboard.

  1. Kapasitas RAM

Cara Memilih Ram selanjutnya adalah mengetahui kapasitas RAM. Usahakan kapasitas RAM yang sama dengan yang Anda beli seri agar performanya stabil.

Misalnya, RAM dengan kapasitas 2GB harus diupgrade ke kapasitas yang sama dan menggunakan merek yang sama.

  1. Ketahui outlet yang Anda gunakan

Cara Memilih Ram selanjutnya, ialah anda jangan sampai mengabaikan socket karena jika salah berarti Anda tidak akan bisa menggunakannya dan Anda akan membuang-buang uang. Sebelum membeli RAM, pastikan sudah mendukung slot pada motherboard PC atau komputer Anda.

Jika Anda memiliki PC atau laptop dengan slot DDR2, Anda harus mencari memori yang menggunakan slot DDR2 untuk memasangnya. Jelas, jika Anda membeli RAM jenis lain, Anda tidak akan bisa menggunakannya.

  1. Gunakan penyebar panas

Jika, anda biasanya menggunakan PC atau laptop dalam waktu yang cukup lama, anda sangat disarankan untuk membeli RAM yang dilengkapi dengan peredam panas di dalamnya.

Meski harga yang ditawarkan lebih mahal dari memori standar, namun performa dan stabilitasnya sangat baik.

  1. Hindari RAM yang belum dibongkar

Ada banyak toko di pasaran yang menjual RAM tanpa bungkus. Sekalipun memori tersebut memiliki label merek terkenal, Anda tidak akan mencoba membelinya.

Jika anda akan membeli sebuah RAM tanpa memiliki kemasan, itu akan membawa atau menimbulkan sebuah risiko terhadap stabilitas perangkat Anda. Contohnya, bisa mengakibatkan kerusakan karena listrik statis yang sangat tinggi atau data yang rusak dari chip yang rusak.

  1. Merek dan Garansi RAM

Ada banyak produsen di pasar yang membuat RAM. Sebaiknya pilihlah RAM dengan merk yang populer agar kualitasnya tidak bisa dipungkiri.

Selain itu, vendor RAM yang Anda pilih juga harus memiliki reputasi yang baik karena hal ini akan mempengaruhi customer service yang akan ditangani jika terjadi error. Juga jangan membeli RAM dengan chip pihak ketiga atau pabrikan yang tidak dikenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *