MENGENAL WEBSITE E-COMMERCE
unsplash.com

MENGENAL WEBSITE E-COMMERCE – Apa yang anda ketahui tentang website e-commerce? jika tidak, kami akan memberi Anda informasi tentang situs web e-niaga. sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Anda  tentang dunia e-commerce. Apalagi jika Anda berbisnis online.

MENGENAL WEBSITE E-COMMERCE – Penggunaan teknologi di era digitalisasi semakin meningkat, terutama bagi perusahaan industri di Indonesia yang menerapkan sistem digitalisasi di berbagai aspek dan bidang. Selain industri besar dan perusahaan yang menggunakan layanan berbasis digital, startup atau rintisan tidak kalah bersaing untuk menciptakan layanan berbasis digital. Saat ini, sistem e-commerce digunakan di berbagai daerah, khususnya Indonesia. E-commerce sendiri sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

MENGENAL WEBSITE E-COMMERCE – Ditinjau dari bahasanya, e-commerce berarti perdagangan elektronik. Dalam pengertian e-commerce, berkaitan dengan transaksi antara penjual dan pembeli yang terjadi melalui media elektronik. Media elektronik seperti internet, televisi, smartphone, dll.

MENGENAL WEBSITE E-COMMERCE – Sebagian besar startup di Indonesia menjalankan banyak layanan pembuatan situs web e-commerce. Dan banyak orang di Indonesia melibatkan semua pihak, seperti produsen, konsumen, produsen dan pengelola e-commerce itu sendiri atau biasa disebut dengan developer.

 

Jenis E-Commerce

Dalam e-commerce sendiri terdapat berbagai jenis dan bentuk transaksi yang tidak hanya dilakukan oleh produsen kepada konsumen. Setidaknya ada 6 jenis e-commerce, dibagi berdasarkan objek transaksinya, antara lain:

1. Business to Business (B2B)

Dalam hal ini, perusahaan menjual jasa kepada perusahaan lain. Hal ini sangat mudah dilakukan bila menggunakan sistem e-commerce. Contohnya adalah perusahaan yang memberikan jasa pembuatan peralatan komputer kepada perusahaan lain.

2. Business to Consumer (B2C)

Lalu yang sering dijumpai pada website atau aplikasi e-commerce adalah perusahaan yang menjual barang dan jasa kepada konsumen atau pembeli. Secara umum, proses ini tentu ditemukan saat memproses transaksi di toko online.

3. Consumer to Consumer (C2C)

Ini bukan hanya tentang bisnis produsen. Konsumen juga dapat melakukan bisnis dengan konsumen lain. Dengan pemikiran tersebut, konsumen biasanya menjual barang yang dibeli oleh bisnis sehingga dapat dijual kembali kepada konsumen.

4. Consumer to Business (C2B)

Kemudian konsumen juga dapat menawarkan barang dan jasa kepada perusahaan. Misalnya sebagai desainer grafis, ia menawarkan jasanya untuk membuat desain untuk membuat website yang menawarkan makanan olahan.

5. Business to public Administration (B2A)

Jenis e-commerce ini hampir sama dengan B2B, namun perusahaan menawarkan barang atau jasa kepada instansi pemerintah. Sebagai contoh adalah perusahaan startup yang menawarkan jasa pembuatan website dengan mengintegrasikan sistem informasi pemerintahan (governance).

6. Consumer to public Administration (C2A)

Selain dari sisi bisnis, konsumen juga dapat menawarkan jasanya kepada instansi pemerintah. Contohnya adalah konsumen yang menawarkan layanan keamanan siber untuk melindungi sistem keamanan sistem informasinya dari pemerintah.

 

Metode Pembayaran

Metode pembayaran yang dapat dilakukan melalui website e-commerce sangat beragam. Selain mengecek kecepatan, cara pembayaran yang digunakan juga efisien dan tidak hanya menggunakan cara konvensional seperti sebelumnya. Setidaknya ada 3 metode pembayaran yang tersedia, antara lain:

1. Sistem COD (Cash On Delivery)

Pembayaran ini dapat ditemukan di situs web e-commerce mana pun, terutama di Indonesia sendiri. Cash on delivery dapat disebut sebagai pembayaran lokal. Ini sangat mudah karena pembeli membayar uang kepada produsen melalui pihak ketiga atau yang disebut dealer.

Distributor seperti, JNE, Express, dll. Selain proses pembayaran yang mudah, pembeli juga akan mendapatkan keamanan, karena barang sudah sampai ke rumahnya dan bisa diverifikasi sehingga pembeli bisa mengecek barang yang dikirim sebelum melakukan transaksi pembayaran.

2. Pembayaran melalui media elektronik

Saat ini pembayaran elektronik sudah banyak digunakan, apalagi jika ada orang yang terlalu malas atau terlalu sibuk dengan aktivitas di rumah atau kantor. Akibatnya, banyak situs e-commerce kini menggunakan kemampuan dompet digital sebagai sarana untuk melakukan transaksi. Dompet digital kini sangat populer di masyarakat Indonesia dan di berbagai daerah. Contoh populer saat ini adalah GoPay, OVO, Dana, dll.

3. Pembayaran melalui rekening

Selain dompet digital atau fungsi uang tunai pada saat pengiriman, pembayaran juga dapat dilakukan melalui rekening. Pembayaran dengan menggunakan metode ini sering ditemukan dan dibuat oleh sebagian orang yang memiliki ATM bank secara tradisional maupun non konvensional.

Kegiatan ini sangat mudah dilakukan karena pembeli atau pengguna cukup memasukkan nomor rekening bank yang dapat diakses dari website e-commerce.

 

Perkembangan E-Commerce di Indonesia

Perkembangan e-commerce di Indonesia semakin pesat. Pada tahun 2018, e-commerce di Indonesia akan meningkat sebesar 78%. Dengan pangsa 17,7%, transaksi tiket pesawat dan pemesanan hotel. 11,9% adalah toko pakaian dan alas kaki. Dan 10% adalah produk kosmetik dan kesehatan.

Di Indonesia sendiri sudah ada startup unicorn yang beberapa di antaranya aktif di e-commerce. Hal ini membuat banyak orang tertarik untuk menggunakan jasa pembuatan website e-commerce. Beberapa perusahaan e-commerce di Indonesia yang menjadi startup unicorn adalah Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Tiga startup menjadi unicorn karena bernilai $1 miliar atau sekitar Rp14 triliun. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, karena di Indonesia hanya kurang dari 10 startup yang mampu mencapai level unicorn kemudian mencapai level Dekacorn.

Startup yang fokus pada kegiatan e-commerce mempertimbangkan berbagai aspek untuk menjadi perusahaan yang hebat karena memiliki manajemen yang baik baik secara internal maupun eksternal. Memulai riset, melalui brainstorming dan memasuki tahap pengembangan website untuk aplikasi e-commerce, diperlukan banyak strategi yang tepat dan benar.

Misalnya, Tokopedia menawarkan berbagai fungsi seperti penjualan aksesoris, komputer, perangkat elektronik, peralatan kantor, fashion, dan lainnya. Selain itu, pembeli berkesempatan menemukan barang bekas yang sudah dijual dengan harga terjangkau.

Traveloka juga aktif di sektor kuliner dan pariwisata. Hal ini mempengaruhi jumlah pemesanan tiket pesawat atau pemesanan tiket hotel yang dilakukan secara online.

 

Manfaat Pembuatan Website E-Commerce

Layanan yang ditawarkan di sini menawarkan prospek karir yang bagus untuk masa depan. Salah satu aspek penting mengapa kami mengatakan bahwa Anda memiliki prospek kerja yang baik adalah bahwa sistem e-commerce Anda sendiri dapat dijalankan di mana saja, kapan saja.

Hanya dengan dukungan koneksi yang baik, Anda dapat mengakses e-commerce di mana saja dan kapan saja. Website yang baik adalah tampilan yang baik dan baik bagi penggunanya. Dari situ, kami akan membuat website yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk bersaing dengan kompetitor lainnya.

Proses transaksi dapat dilakukan 24 jam tanpa batas, sehingga proses interaksi dapat berlangsung terus menerus. Selain itu, penggunaan fitur yang disediakan dalam e-commerce itu sendiri memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang tidak memiliki produk untuk dikerjakan.

Istilah trending saat ini adalah dropshipper. Pekerjaan ini adalah salah satu jenis pemasaran yang memungkinkan Anda untuk tidak memiliki inventaris sendiri. Sebagai gantinya, Anda hanya mengirimkannya ke produsen barang yang diinginkan.

Manfaat dalam proses transaksi juga terlihat. Di era digital sekarang ini, banyak orang hanya menghabiskan waktu di dalam rumah dan enggan keluar atau ke toko untuk membeli alat atau furnitur. Transaksi yang sebelumnya harus dilakukan secara konvensional (tatap muka) kini dapat diproses menggunakan metode pembayaran di atas.

Manfaat lain yang dapat dirasakan oleh setiap pengguna website e-commerce adalah akses informasi yang kaya. Pengguna atau pelanggan sebuah website dapat mengetahui berbagai hal untuk memilih barang yang akan dibeli. Pelanggan juga dapat memilih produk dari luar negeri dan tidak hanya fokus pada produk lokal.

 

Kesimpulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *