Dunia pemasaran memanglah sudah jauh lebih berkembang dibanding satu dekade lalu. Seiring perkembangan teknologi internet, pasti berdampak juga pada banyaknya perubahan yang berlangsung dalam proses marketing. Tren perpindahan orientasi bisnis juga terus menjadi terasa. Tidak sedikit bisnis yang berhasil sukses sebab menggunakan sebagian channel guna mensosialisasikan serta mempromosikan produk baru bisnis mereka. Channel yang dimaksud antara lain:

1. Social Network atau Jejaring Sosial

Social network ataupun jejaring sosial merupakan suatu situs yang membolehkan Anda untuk berhubungan dengan siapapun dalam wujud gambar, video, maupun tulisan. Channel ini sangat terkenal dimanfaatkan sebagai channel marketing. Social network yang diartikan disini dapat beragam. Mulai dari Instagram, Facebook, sampai Youtube dapat dimanfaatkan guna mensosialisasikan serta mempromosikan produk baru. Tiap channel dalam social network mempunyai 3 peranan berarti guna memperkenalkan produk Anda, ialah; sebagai etalase produk, sebagai sumber data seputar bisnis, serta sebagai channel komunikasi antara pemilik bisnis serta pelanggan.

2. Website serta SEO

Website serta SEO juga masih bisa dibilang sangat relevan buat menjadi strategi sosialisasi serta promosi produk baru bisnis Anda. Sebab sampai saat ini, search engine masih jadi channel terbanyak untuk masyarakat yang mau memperoleh data mengenai suatu produk baru. Akan tetapi, butuh diingat juga, apabila tujuan utama dari website serta SEO sebagai media data yaitu guna mengoptimalkan branding bukan untuk menaikan konversi. Bisa dibilang, website serta SEO menggambarkan aset digital yang harus dipunyai pebisnis kekinian biar terkoneksi ke website serta media sosial mereka.

3. Membagikan Hadiah

Generasi milenial atau generasi Z sangat menggemari dan selalu mencari bermacam kesempatan ataupun peluang guna mendapatkan reward. Berlandaskan perihal ini pelaku usaha banyak yang menggunakan media sosial biar dapat membagi- bagikan reward kepada pelanggan. Misalnya dengan membagikan hadiah khusus untuk pelanggan yang sering membeli produk dan dalam jumlah yang besar dan lain sebagainya.

Reward yang dapat Anda terapkan antara lain berbentuk potongan harga serta diskon, memperoleh produk gratis dari poin dengan kepemilikan kartu member maupun loyalty card. Untuk pemilik bisnis baru metode membagikan hadiah juga dapat digunakan. Misalnya pada saat sebulan awal bisnis Anda dibuka, pelanggan yang mempromosikan bisnis Anda lewat media sosial mereka bakal diberikan keuntungan tertentu.

4. Menjauhi Metode Hard Selling

Marketing senantiasa berkembang sesuai dengan keadaan zaman. Termasuk dalam mensosialisasikan serta mempromosikan produk bisnis, saat ini mayoritas pembeli kurang tertarik dengan iklan- iklan yang mengajak langsung ataupun terkesan memerintah. Hendaknya jauhi kata- kata serta kalimat yang bernada permintaan. Sebagai contoh, beberapa bulan yang lalu youtuber, influencer, serta entrepreneur di Indonesia melaksanakan strategi unik buat mensosialisasikan serta mempromosikan brand lipstik terbarunya, yakni misalnya “Produk A”. Ketimbang melakukan endorsement yang sering dicoba para influencer lain, mereka memilih guna mengkampanyekan brand mereka secara tidak biasa. Yakni dengan membuat “vandalisme” di beberapa titik kota strategis, sehingga orang- orang yang melihat jadi penasaran serta mendorong mereka guna mencari informasi sendiri. Mereka sukses membuat konten yang mengaitkan emosi sampai calon pelanggan memperoleh awareness serta tertarik buat membeli, metode semacam inilah yang dinamakan dengan soft selling.

5. Membagikan Potongan Harga ataupun Diskon

Walaupun metode ini terbilang telah lama, tetapi masih tetap efisien hingga sampai ini. Siapa yang tidak tergoda dengan potongan harga serta diskon? Anda dapat membagikannya dengan pamflet ataupun brosur dengan potongan kupon. Di dalam pamflet serta brosur Anda dapat mencantumkan data brand, produk, ataupun langsung memasukan nama- nama menu beserta harga. Bagikan selebaran ini pada acara- acara besar seperti di kampus, perusahaan, lembaga, ataupun organisasi. Dari 100% kupon yang sudah dibagikan, umumnya bisa jadi terdapat 20%- 50% yang bakal datang.

6. Coba Menjadi Sponsor di Berbagai Acara

Metode sosialisasi serta promosi produk baru yang setidaknya efektif tentu saja dengan turun langsung ke lapangan. Caranya dengan sebagai sponsor misalnya. Tidak butuh jadi sponsor kegiatan yang besar, karna dibutuhkan budget besar juga. Mulai saja dari yang kecil- kecil. Misalnya apabila Anda usaha kuliner tawarkanlah paket makan siang buat mendukung acara

semacam seminar, workshop ataupun training di bermacam lembaga. Ataupun apabila Anda mendirikan usaha printing, dapat juga mensponsori kebutuhan material cetak aktifitas kemahasiswaan di kampus.

Banyak institusi ataupun lembaga yang dengan bahagia hati membuka kerjasama semacam ini. Bayaran yang dikeluarkan juga tidak bakal jauh berbeda dengan Anda memasang iklan di Google ataupun media yang lain. Dengan begitu, Anda dapat langsung mempromosikan produk baru usaha Anda juga meminta testimoni dari mereka.

Sesudah menyusun strategi pemasaran yang hendak Anda jalankan, jangan lupa buat merancang desain semacam apa yang hendak Anda pakai sebagai packaging produk. Sebab kemasan dengan desain yang unik juga efektif dalam menarik pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *