PERBEDAAN HACKER DENGAN CRACKER
https://pixabay.com/id/photos/hacker-siluet-hack-anonim-3342696/

MENGENAL PERBEDAAN HACKER DENGAN CRACKER – Dalam kehidupan sehari-hari, Anda pasti pernah mendengar istilah seperti hacker dan cracker. Kebanyakan orang yang sering menjadi bahan pembicaraan adalah hacker, dan cracker itu sendiri jarang disebutkan. Bahkan bagi mereka yang tidak begitu memahami kedua istilah ini dengan benar akan menganggap ini sebagai sesuatu yang negatif.

MENGENAL PERBEDAAN HACKER DENGAN CRACKER – Sebenarnya apa sih perbedaan antara hacker dan cracker? Kedua istilah ini memang untuk para ahli di dunia komputer dan mereka yang bertanggung jawab untuk menembus sistem. Penyusupan biasanya dilakukan dengan bantuan alat, atau menggunakan beberapa fasilitas yang sudah disediakan. Namun, sebenarnya kedua istilah ini memiliki perbedaan dari segi tujuan dan beberapa hal lainnya.

Apa Itu Hacker?
Tujuan seorang hacker adalah untuk mencari keuntungan, atau bisa juga hanya sebuah tantangan. Nah, apakah ada teknik hacking yang berhubungan dengan cara menjadi seorang hacker, bagaimana menemukan kelemahan sebuah website, atau bagaimana cara meretas komputer seseorang? Dalam artian, Kegiatan yang dilakukan hanya untuk menguji seberapa dalam pengetahuan hacker yang telah mereka pelajari.

Namun, ada juga hacker yang melakukan aktivitas hacking untuk mencari kelemahan atau kesalahan pada sistem. Kemudian melaporkan kelemahan-kelemahan tersebut kepada pihak-pihak tertentu sambil mencari solusi yang tepat untuk perbaikan sistem. Tentu saja itu sah-sah saja untuk diulakukan.

Seperti disebutkan sebelumnya, ada istilah lain yang disebut cracker, tetapi tidak banyak dibahas di publik. Hal ini disebabkan karena kesalahpahaman dan kurangnya informasi tentang perbedaan antara hacker dan cracker.

Apa Itu Cracker?
Cracker juga dapat dipahami sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk membuka sistem jaringan komputer tetapi memiliki tujuan negatif di bidang pemrograman, dan cracking adalah istilah untuk kegiatan yang dilakukan oleh cracker. Misalnya untuk kejahatan, pencurian data penting, menjualnya ke pihak tertentu, dll.

Sayangnya, istilah ini tidak terlalu familiar bagi masyarakat umum. Sebaliknya, ada kesalahpahaman di kalangan masyarakat bahwa hacker adalah sabotase yang sering merusak sistem jaringan mereka. Mungkin, dari definisi di atas, Anda sudah memiliki pemahaman tentang perbedaan keduanya. Namun, sebenarnya, Anda harus tahu lebih banyak tentang perbedaan antara hacker dan cracker.

Perbedaan Hacker dan Cracker
Apa perbedaan antara cracker dan hacker? Perbedaan pertama datang dari cara kerja hacker dan cracker. Umumnya, hacker tahu betul dan memahami apa yang mereka lakukan dan bertanggung jawab penuh untuk itu. Sebab, biasanya hacker direkrut dan direkrut secara legal. Namun, tidak demikian halnya dengan cracker.

Cracker bekerja dengan cara tersembunyi. Karena yang dilakukannya bersifat merusak, semrawut, dan hal-hal negatif lainnya, maka cracker harus melakukan tugasnya dengan hati-hati. Biasanya cracker menggunakan alamat IP yang tidak mudah dilacak sehingga tidak ada yang mengetahui identitasnya.

Kemudian, perbedaan kedua antara hacker dan cracker adalah dari segi keterbukaan. Hacker memiliki komunitas yang jelas dan terbuka, sehingga mereka dapat memperdalam pengetahuan pemrograman mereka. Bahkan para peretas tidak segan-segan untuk berbagi pengetahuan mereka dengan mereka yang pantas menekuni dunia tersebut dengan serius.

Sementara, cracker itu sendiri tidak begitu terbuka. Komunitas yang ada sangat tertutup dan tersembunyi, dan hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu. Karena itu, cracker memiliki yang jelas-jelas negatif mengharuskan mereka untuk sangat jeli dan tidak boleh melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi mereka.

Singkatnya, itulah perbedaan antara hacker dan cracker seperti yang mungkin Anda pahami. Meskipun mereka semua sangat baik dalam komputerisasi dan pemrograman, mereka semua memiliki tujuan yang berbeda dan cara kerja yang berbeda.

Sebenarnya istilah hacker sendiri belum banyak dikenal, karena hacker dibagi lagi menjadi dua jenis. Yaitu white hat hacker dan black hat hacker. Mungkin definisi keduanya bisa ditebak dari namanya saja. Peretas topi putih sering menggunakan keahlian mereka untuk meretas jaringan komputer, tetapi untuk kegiatan uang positif. Sedangkan black hat hacker adalah kebalikannya, yadalah bekerja dengan maksud untuk merusak. Dilansir dari Wikipedia, kata cracker kemudian diusulkan oleh seorang pria bernama Richard Stallman dan mengacu pada hacker dalam hali ini. Jadi, baik black hat hacker ataupun cracker keduanya sama saja.

Kesimpulan
Setelah membaca informasi tentang perbedaan hacker dan cracker di atas Anda akan lebih memahami bahwa hacker tidak harus dianggap negatif. Karena beberapa hacker justru melakukan tindakan positif yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat menangkap tindak pidana maupun tindak pidana. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda.