Tips Meningkatkan Penjualan di Marketplace – Menjual produk di pasar online bisa menjadi alternatif yang bisa di pilih penjual atau pedagang sehingga produk dapat menjangkau banyak pembeli. Apalagi saat ini, ada banyak marketplace populer yang penggunanya tersebar di Indonesia, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan Lazada.

Namun sayangnya, berjualan di pasar online tidak dapat menjamin penjualan akan langsung terjual laris. Apalagi jika itu dilakukan tanpa strategi yang tepat.

Berikut ada beberapa Tips Meningkatkan Penjualan di Marketplace agar bisa laku laris dan menguntungkan,

1. Memahami Pembeli

Hal pertama yang perlu dicoba agar jualan laris ialah menguasai pembeli. Sebab, dengan cara ini orang dagang dapat menarik pembeli. Umumnya pembeli dibagi dalam 2 bagian, ialah mereka yang peduli harga serta pembeli yang tidak peduli harga.

Pembeli yang peduli harga bisa dikatakan kebanyakan pembeli yang ada pada marketplace. Umumnya mereka tidak mengecek web resmi dari produsen. Mereka lebih dominan mengecek langsung di marketplace dan rata- rata mencari produk yang paling murah. Pembeli seperti ini mengakibatkan para seller ataupun penjual banting harga serta saling bersaing memberikan harga murah.

Sedangkan itu, jenis pembeli yang tidak peduli harga umumnya tidak fokus pada harga paling murah. Mereka lebih mengutamakan kualitas dari benda ya dijual. Mereka lebih mencermati rating serta review dari pembeli sebelumnya. Intinya mereka memikirkan banyak aspek sebelum memutuskan

2. memperhatikan cara upload foto produk

Cara seller mengunggah produk juga mempengaruhi pada ketertarikan pembeli pada produk. Terdapat beberapa hal yang perlu dicermati dalam mengunggah produk mulai dari penyusunan deskripsi sampai pemanfaatan gambar produk. Ingat juga untuk tidak meng- copy paste deskripsi produk orang lain karna akan menghilangkan hasrat pembeli.

Tidak hanya itu, upayakan untuk menulis deskripsi yang lengkap serta panjang karna riset melaporkan 87 persen dari 1. 000 responden menyebut kalau informasi produk sangat menentukan untuk membeli produk ataupun tidak.

Dalam hal ini, penting juga untuk senantiasa memakai gambar sendiri ataupun edit gambar yang telah ada supaya produk yang dijual nampak unik, serta juga pakai gambar dengan kualitas yang bagus.

 

3. Media Promosi

Pakai sosial media untuk promosi agar meningkatkan penjualan. Upload produk serta bagikan informasi mengenai produk yang dijual di sosial media. Tidak cuma itu dapat juga memakai sosial media untuk mengedukasi pengguna tentang produk yang dijual, dapat tentang cara pemakaian ataupun kelebihan dari produk.

Guna menarik pembeli, ada baiknya bukan cuma memanfaatkan gambar, namun serta video. Tidak hanya itu jangan lupa pakai tagar guna mempermudah calon pembeli mencari produk yang dijual.

Tidak hanya sosial media, website juga dapat dimanfaatkan buat promosi. Jadi, isi web dengan konten produk yang dijual serta juga konten yang berhubungan dengan produk yang dijual, dapat berupa kelebihan cara menggunakan serta lain sebagainya. Tidak lupa juga untuk optimasi kata kunci yang ditargetkan.

4. Meningkatkan Performa Toko

Meningkatkan performa toko dapat dicoba melalui berbagai teknik, mulai dari membalas chat pembeli lebih cepat hingga memberikan jawaban yang jelas serta lengkap.

Kecepatan dalam merespon chat pembeli mencerminkan kesungguhan dalam menjual produk, sedangkan menanggapi persoalan calon pembeli dengan lengkap serta jelas dapat membuat pembeli puas dengan jawabannya serta meminimalisir banyak persoalan yang muncul kembali. Tidak hanya itu, upayakan untuk memproses pesanan dengan cepat karna perihal ini juga bisa pengaruhi rating dan performa dari toko.

Performa toko juga dapat ditingkatkan dengan metode mengupgrade ke akun premium. Dengan meng- upgrade ke akun premium, maka toko akan terlihat lebih terpercaya, sehingga pembeli akan lebih tertarik untuk melakukan pembelian produk di toko tersebut.

5. Meningkatkan Komunikasi

Buat komunikasi yang baik pada calon pembeli. Terdapat beberapa metode yang dapat dicoba untuk meningkatkan cara komunikasi. Di mana metode awal ialah dengan menyiapkan template chat.

Memakai template chat teruji lebih efektif daripada harus mengetik secara manual tiap pertanyaan dari calon pembeli, padahal yang mereka tanyakan hal yang sama dengan yang telah ditanyakan sebelumnya.

Tidak hanya itu, sering follow up para calon pembeli yang terlihat berminat dengan produk yang dijual. Bukan tidak bisa jadi dari situ calon pembeli akan membeli produk tersebut pada akhirnya.

Selanjutnya, upayakan untuk jadi cepat tanggap. Merrespon dengan baik dan cepat keluhan dari calon pembeli, dengan begitu penjual akan terlihat peduli dengan mereka. Ini dapat membuat pembeli semakin yakin dengan toko yang dikelola.

6. Mengatur Keuangan Toko

Meskipun dijual online, penjual juga harus melakukan rekap transaksi dari tokonya. Jadi, buat serapih mungkin rekap transaksi agar mudah menghitung keuntungan dan kerugian dari toko yang dikelola.

agar lebih mudah, dapat menggunakan bantuan aplikasi akuntansi atau pembukuan yang tersedia untuk mengatur keuangan toko, seperti BukaWarung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *